splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Diving Gili Trawangan: Catatan Seorang Pemula

Posted By dny on February 14th, 2013

TERJUN KE AIR
DIVING di Gili Trawangan, dan gili-gili lainnya, bisa dilakukan sepanjang tahun – kecuali bulan Desember dan Januari. Waktu terbaik untuk menikmati keindahan bawah laut di gugusan gili ini adalah antara Mei sampai September. Pada saat itu, perairan di gugusan gili ini relatif sangat bersahabat. Arus tidak kuat dan jarak pandang di bawah laut bisa mencapai 20 meter. Perairan di sini merupakan salah satu tempat diving terbaik, khususnya untuk pemula.
DIve0053
Sekarang adalah waktu yang mendebarkan. Kami diminta mengambil posisi duduk di pinggir kapal, membelakangi laut. Satu per satu, kami menolakkan tubuh ke belakang, menjatuhkan diri ke laut. Byuuur. Air terasa hangat. Tubuh saya perlahan tenggelam ke dasar laut yang berpasir putih – kedalaman 5 meter. Mencoba membiasakan diri bernapas melalui mulut. Buang napas. Hirup napas. Bernapas seperti biasa, hanya ini melalui mulut. Ah, setelah beberapa kali menarik dan membuang napas, ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Itu pikir saya. Sampai instruktur dari Lombok Dive yang mendampingi kami memberi isyarat agar berkumpul membentuk lingkaran. Saya mencoba bergerak, mengepakkan kaki yang mengenakan fin. Ternyata sulit. Saya malah seperti bergerak melata di dasar laut, bukan berenang. Saya lupa kalau vest yang saya kenakan masih dalam keadaan kosong. Inflate. Udara masuk sedikit menggembungkan vest sehingga saya bisa sedikit mengapung. Melayang seperti terbang di tengah kepadatan air. Akhirnya, lambat tapi pasti, saya berhasil bergabung dengan kelompok. Tidak seperti Frank yang beberapa kali harus muncul ke permukaan, lalu menenggelamkan diri lagi, karena gagal mengatur buoyancy control, inflate-deflate, dengan benar.

Tags: ,

Similar Posts
Posted in Traveling, Writings
Read more:
Integritas Para Pejuang

AWALNYA adalah kegalauan seorang karib. Nampaknya ia baru saja berkelana menjumpai kawan-kawan lama di masa bergerak. Itu cara dia menjaga...

Close