<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Journeme-Journalism&#124;New Media&#124;Writings</title>
	<atom:link href="http://dennyhariandja.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dennyhariandja.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 10:39:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menghitung &#8220;Dosa&#8221; Sosial: 3 Derajat Pengaruh, 6 Derajat Keterpisahan</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/menghitung-dosa-sosial-3-derajat-pengaruh-6-derajat-keterpisahan/</link>
		<comments>http://dennyhariandja.com/menghitung-dosa-sosial-3-derajat-pengaruh-6-derajat-keterpisahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 07:31:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[six degrees of separation]]></category>
		<category><![CDATA[social media effect]]></category>
		<category><![CDATA[three degrees of influence]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[Tweet
GRAFIK di atas adalah infografik yang menggambarkan bagaimana social media kini memiliki efek demikian besar sehingga pelan-pelan mulai mengubah cara orang mengakses dan menyebarkan informasi. Gambaran efeknya demikian menggiurkan sampai-sampai para bintang pop, produk, dan terakhir para politikus dan birokrat berlomba-lomba terjun bebas ke dalam medium baru ini dengan kegagapan tingkat tinggi.
Efek social media yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dennyhariandja.com/menghitung-dosa-sosial-3-derajat-pengaruh-6-derajat-keterpisahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melawan Lupa: Ngamen Puisi Wiji Thukul</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/ngamen-puisi-wiji-thukul/</link>
		<comments>http://dennyhariandja.com/ngamen-puisi-wiji-thukul/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 09:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Trending]]></category>
		<category><![CDATA[melawan lupa]]></category>
		<category><![CDATA[puisi perlawanan]]></category>
		<category><![CDATA[wiji thukul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=657</guid>
		<description><![CDATA[TweetPosting ini adalah bentuk dukungan untuk upaya yang terus-menerus mengingatkan publik pada deretan &#8220;hutang&#8221; Orde Reformasi yang sampai sekarang masih belum juga dibayar lunas. Alih-alih mengungkapkan apa-apa yang menjadi hak publik untuk tahu, kita seperti tidak hentinya digiring untuk lupa. Mari kita tidak melupakan mereka yang dihilangkan dan dirampas hak-haknya.
Karena saya tidak punya keberanian untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dennyhariandja.com/ngamen-puisi-wiji-thukul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surviving The Layoff</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/surviving-the-layoff/</link>
		<comments>http://dennyhariandja.com/surviving-the-layoff/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 08:07:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[layoff]]></category>
		<category><![CDATA[pesangon]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[TweetPADA suatu hari kerja, dua tahun lalu, saya mengenakan pakaian lebih rapih dari biasanya. Kemeja G2000 model terbaru yang ujungnya saya masukkan ke dalam celana katun merek serupa. Meskipun tanpa jas dan dasi, hari itu memang saya lebih rapih daripada kebiasaan saya yang membiarkan ujung-ujung kemeja saya lepas begitu saja. Cara berpakaian yang di luar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dennyhariandja.com/surviving-the-layoff/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Ketelanjangan Itu Subversif</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/ketika-ketelanjangan-itu-subversif/</link>
		<comments>http://dennyhariandja.com/ketika-ketelanjangan-itu-subversif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 07:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Trending]]></category>
		<category><![CDATA[rpm konten]]></category>
		<category><![CDATA[sensorship]]></category>
		<category><![CDATA[Undang-undang anti pornografi dan pornoaksi]]></category>
		<category><![CDATA[UUAPP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[TweetMASA remaja saya sangat membosankan, dipenuhi dengan  moralitas yang dibangun di atas slogan-slogan, kebohongan, dan ketakutan. Sebaliknya pornografi memberikan janji-janji yang fantastis. Itu adalah tawaran kebebasan imajinasi yang sungguh menggoda saat puritanisme menjejali ruang-ruang moralitas saya dengan segala macam tabu dan kemunafikan yang mengada-ada. 
Perkenalan pertama dengan erotisme terjadi di usia 14 tahun lewat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dennyhariandja.com/ketika-ketelanjangan-itu-subversif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanggung Renteng, Koperasi Wanita, dan Siasat Budaya UMKM</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/tanggung-renteng-koperasi-wanita-dan-siasat-budaya-umkm/</link>
		<comments>http://dennyhariandja.com/tanggung-renteng-koperasi-wanita-dan-siasat-budaya-umkm/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 11:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi wanita]]></category>
		<category><![CDATA[puskowanjati]]></category>
		<category><![CDATA[sistem tanggung renteng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[TweetArtikel ini merupakan ringkasan dari sebuah tulisan dalam buku Tanggung Renteng yang diterbitkan secara terbatas oleh Puskowanjati dan Limpad (didanai oleh Ford Foundation). Isi tulisan ini sendiri merupakan interpretasi pribadi saya setelah terlibat dalam sebuah penelitian di tahun 2000 yang menelaah sistem ini dan koperasi-koperasi yang menerapkannya.
MERUJUK pada apa yang dituturkan aliran Neo-Marxis tentang keterasingan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dennyhariandja.com/tanggung-renteng-koperasi-wanita-dan-siasat-budaya-umkm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
