splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

How to make a trending topic on Twitter?

Posted By dny on November 29th, 2010

JIKA Anda menggunakan Twitter untuk menyebarkan gagasan, memasarkan produk, memperluas gaung suatu event atau cause tertentu, maupun tujuan lain, trending topic adalah hal yang pastinya ingin Anda kejar. Trending topic adalah salah satu ukuran kasar tentang seberapa besar gagasan, produk, atau event Anda dibicarakan orang. Bila produk, gagasan, atau event Anda masuk ke dalam trending topic bisa dibilang Anda sudah berhasil membuat topik Anda (apapun itu) dibicarakan orang.

Dan trending topic itulah yang saya inginkan ketika terlibat dalam penyelenggaraan sebuah kegiatan fashion week sebulan lalu. (Dan tentunya ini juga keinginan bos saya – meskipun kami tidak pernah mengambil kesepakatan secara formal soal hal ini). Sialnya, saya gagal. Itu mendorong saya untuk membuka-buka kembali artikel-artikel di bookmark saya dan mencoba memahami logika dari algoritma trending topic di Twitter.

Jadi apa yang kita butuhkan agar topik kita masuk ke dalam trending topic Twitter atau – dengan kata lain – menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan pada suatu waktu tertentu (paling tidak) di Twitter?

Tulisan pertama yang saya temukan mengenai masalah ini ada di sini. Itu saya temukan jauh sebelum Twitter menjadi begitu popular di Indonesia seperti sekarang ini. Perkembangan dan semakin populernya Twitter di Indonesia dalam setahun terakhir ini membuat perhitungan jumlah tweet dan pengguna twitter aktif yang sedang online untuk menciptakan sebuah topik yang trend menurut artikel tersebut tidak lagi dapat digunakan sebagai dasar.

Namun demikian, dalam artikel yang dipublikasikan pada tanggal 15 Juli 2009 tersebut, ada beberapa faktor yang diduga menentukan bila Anda ingin topik Anda masuk dalam daftar trending topic Twitter pada waktu tertentu. Dan ini menurut saya masih cukup relevan. Artikel pelengkap yang tidak kalah pentingnya untuk dicermati adalah tulisan Mani Karthik, Online Marketing & Social Media Director di McComm.

Dari kedua sumber tersebut, saya simpulkan faktor-faktor penentu trending topic, dan harus menjadi bagian dari strategi kampanye di Twitter bila ingin bermain dengan trending topic dan membuat topik yang trend secara artifisial, adalah sebagai berikut:

1 Bentuk dan isi pesan. Menurut pengalaman, breaking news, politik, gosip yang terkait dengan selebritas, peristiwa yang mengejutkan banyak orang, topic yang melibatkan kepentingan banyak orang, dan lain-lain punya peluang lebih besar untuk menjadi trend.

2 Trending topic adalah soal kolektivitas. Jangan berharap topik Anda bisa jadi trend hanya dengan membuat tweet dengan sejumlah hashtag berulang atau menyisipkan suatu hashtag dalam setiap tweet Anda. Banyak orang mengira jika mereka sering-sering menyebut suatu hashtag dalam tweet mereka, maka hashtag tersebut akan menjadi trending topic. Mereka keliru. Topik yang menjadi trend memang tergantung pada sejumlah atau frekuensi tertentu tweet. Tapi itu bukan satu-satunya faktor penentu. Untuk menjadi trend, sebuah topik juga harus bersifat kolektif dan disebarkan lewat tweet-tweet yang berbeda.

3 Jumlah pengguna adalah faktor utama. Lebih dari sekedar jumlah tweet, ini adalah soal jumlah orang yang membuat tweet berisi topik/hashtag yang sama. Ini adalah rumus yang paling sederhana. Faktor terpenting yang menentukan sebuah topik/hashtag menjadi trend adalah berapa banyak orang yang pada saat/jam yang sama membuat tweet berisi topik/hashtag tersebut. Dan, tentu saja, ini tergantung pada jumlah orang yang aktif di Twitter. Tapi, secara sederhana, kita bisa bilang bahwa 100 orang yang nge-tweet satu hashtag yang sama lebih baik daripada 5 orang nge-tweet hashtag yang sama – meskipun 5 orang tersebut nge-tweet dengan hashtag yang sama lebih sering daripada 100 orang yang disebut sebelumnya. Frekuensi adalah faktor berikutnya di sini, jumlah orang yang nge-tweet adalah fokus utama.

4 Jumlah follower yang online pada saat itu. Semakin besar jumlahnya semakin mudah topic Anda masuk ke dalam daftar trending topic. Ini karena, secara logis, semakin besar jumlah follower Anda yang online pada saat Anda meluncurkan topik tersebut, semakin besar pula kemungkinan topik Anda didistribusikan kembali oleh sejumlah follower Anda tersebut. Dan semakin sering atau semakin banyak orang yang mendistribusikan kembali topik Anda, semakin besar peluangnya mendapatkan efek penggandaan (semakin banyak orang yang membaca dan kemungkinan ikut membicarakannya).

5 Lokasi pengguna twitter. Faktor ini melibatkan dua aspek. Pertama adalah persaingan jumlah pengguna twitter di suatu geo-lokasi. Kedua, terkait dengan hal pertama, adalah masalah waktu aktif para pengguna twitter di suatu geo-lokasi. Dengan jumlah pengguna twitter yang melonjak jauh di Indonesia, sampai diperkirakan merupakan negara di peringkat ketiga pengguna twitter terbanyak di dunia dan Jakarta juga disebut-sebut sebagai ibukota pengguna Twitter di Asia, seharusnya Tidak terlalu sulit lagi bagi topic dari Indonesia untuk masuk ke dalam daftar trending topic. Persoalannya, dan ini akan menentukan strategi pemilihan waktu, tinggal kapan waktu yang tepat untuk menggulirkan suatu topik sehingga mudah masuk ke dalam daftar trending topic.

6 Zona waktu harus menjadi bagian dari strategi Anda. Bagi kita yang tinggal di luar Amerika – tempat jumlah terbesar pengguna twitter berada – tentunya mudah memahami ini. Bila kita ingin bermain-main dengan trending topic – maksudnya, mengakali agar topik kita menjadi trend – tentunya akan lebih sulit bila kita melakukannya ketika para pengguna twitter di Amerika sedang berada di titik puncak aktivitasnya. Lain persoalannya bila suatu topik masuk ke dalam trending topic secara alamiah – ketika sejumlah besar pengguna twitter secara misal tertarik dan membicarakan suatu isu atau topik yang berkembang. (Dan ini sudah berkali-kali terjadi, dimana topik asal Indonesia menjadi trending topic di jam pengguna twitter di Amerika sedang sangat aktif). Bila Anda ingin membuatnya menjadi lebih mudah, zona waktu harus Anda pertimbangkan sebagai salah satu strategi Anda mempublikasikan topik Anda di twitter. Paling tidak, Anda tidak perlu bersaing dengan sekian puluh juta pengguna twitter di Amerika – kecuali Anda yakin topik Anda juga akan menarik perhatian mereka.

Tags: , , ,

Similar Posts
Posted in Trending
Read more:
Menuju Konvergensi Ruang Berita

Kenapa upaya konvergensi gagal dan bagaimana membuatnya berhasil. BANYAK contoh upaya penyatuan ruang berita yang sudah dilakukan oleh berbagai perusahaan...

Close