splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

How To Save The Newspaper?

Posted By dennyhariandja on April 23rd, 2009

SEBAGIAN orang berpendapat bahwa ada beberapa opsi untuk menyelamatkan koran dari kematian, antara lain mengubah format ukuran, menjadi lokal, gratis, lebih segmented (niche), opinion driven, atau menyesuaikan diri dengan pola orang mengonsumsi media (pagi baca koran, di mobil dengar radio, siang cek email dan baca berita di internet, malam nonton televisi).

Jacek Utko, seorang mantan arsitek yang beralih profesi menjadi desainer grafis, tidak percaya itu. Ia telah mendesain ulang sejumlah koran yang terbit di negara-negara bekas blok Soviet. Pada tahun 2004, ketika bekerja sebagai art director di Puls Biznesu, koran kecil yang terbit di Warsawa, ia mengubah desain koran bisnis tersebut sehingga mendapatkan penghargaan dari The Society for News Design (SND) sebagai koran dengan desain terbaik di dunia. Sekarang Jacek bekerja sebagai art director di Bonnier Business Press, memberikan supervisi untuk koran-koran di negara Eropa Timur dan Baltik. Supervisinya terhadap koran-koran tersebut secara konsisten terus mendapatkan penghargaan besar (termasuk desain terbaik di dunia dari SND di tahun 2007 untuk Aripaev, koran yang terbit di Estonia). Hebatnya, penghargaan-penghargaan tersebut diraihnya meskipun ia bekerja dengan tim-tim yang kecil dan dengan sumberdaya terbatas.

Saran Jacek Utko, inilah saatnya merancangulang koran.

Jacek merancang ulang koran-koran yang ditanganinya dengan prinsip yang paling dasar. Ia menyarankan formula desain yang lebih segar – mengubah koran yang membosankan dan terlalu serius menjadi lebih segar dan menghibur. Seperti memasukkan musik ke dalam lembar-lembar kertas koran yang lusuh, kata Jacek. Untuk itu ia tidak ragu menabrak garis-garis desain koran konvensional. Berdasarkan pengalaman Jacek, desain dapat meningkatkan respon pembaca – readership dan oplah pun naik. Jacek membuktikan bahwa desain yang bagus dapat membantu koran mendapatkan pembacanya kembali.

Lalu, benarkah desain dapat membatalkan kematian koran? Tidak. Tidak sendirian. Jacek tetap mengakui bahwa konten tetap merupakan jiwa koran. Antara konten dan desain adalah seperti fungsi dan bentuk. Namun demikian, tetap saja, konten yang bagus tanpa desain yang dapat menarik pembaca untuk menengok konten tersebut adalah percuma. Jadi, saran Jacek, inilah saatnya merancangulang koran.

Tags: , , , , , , , , , ,

Similar Posts
Posted in Medium
Read more:
I Should Never Grown Up

SABTU kemarin aku menghadiri acara reuni dengan teman-teman SD. Rasanya seperti membuka lagi catatan ingatan dan membalik lagi halaman-halaman album...

Close