splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Ignazio Silone dan Tuhan yang Gagal

Posted By dny on October 14th, 2011

“Liberty is the possibility of doubting, the possibility of making a mistake, the possibility of searching and experimenting, the possibility of saying No to any authority–literary, artistic, philosophic, religious, social and even political”
Ignazio Silone, The God That Failed (1950)

RANGKAIAN tweet di bawah ini dan di halaman-halaman berikutnya adalah milik teman saya, Noor Cholis – seorang penerjemah handal, penulis yang tajam, dan penggerutu yang tanpa ampun. Isinya sekelumit tentang Ignazio Silone dan petikan tulisannya dari buku The God That Failed. (Menarik buat saya ketika menyiapkan posting ini teringat bahwa Metallica punya lagu dengan judul yang sama).

Saya sendiri baru membaca dua novel karya Ignazio Silone, yaitu: Fontamara dan Roti dan Anggur. Silone merupakan penulis yang punya tempat khusus dalam sejarah membaca saya. Setelah Voltaire, dua karya Silone di atas merupakan tempat pertama kali saya belajar menggugat segala bentuk klaim kesucian. Kesucian yang saya maksud di sini bukan cuma agama dan keilahian. Tetapi juga soal paradigma politik, sistem berpikir, segala hal yg menempatkan dirinya tak terbantahkan. Dan, yah, termasuk “kesucian” sikap yang mengklaim dirinya netral – seperti yang diungkapkan dalam nada khotbah (meminjam kalimat Cholis) oleh sang hakim dalam cerita Silone.

Tweet terakhir dalam rangkaian ini, yaitu nasihat ibu kepada anaknya, bagi saya adalah penutup yang dahsyat (jadi saya tetap tampilkan rangkaian tweet ini meskipun Cholis menyatakan rangkaian belum selesai). “Ketika dewasa kelak, jadilah apa saja yangg kamu suka, Nak, tapi jangan hakim,” kata Ibu menasihati saya. Begitulah penutupnya.

Interpretasi saya: Jadilah apa saja, asal jangan jadi “tuhan” bagi sesamamu.

Ignazio #Silone lahir 1 Mei 1900 di Pescina dei Marsi, sbh desa di Abruzzi Apennines. Ayahnya pemilik tanah gurem, ibunya penenun.
@cholis__
Noor Cholis
Th 1921 #Silone turut mendirikan Partai Komunis Italia, menjadi redaktur Avanguardia di Roma dan Lavoratore.
@cholis__
Noor Cholis
#Silone meninggalkan Partai Komunis th 1930. 10 th kmd ia menjabat direktur Pusat Luar Negeri Partai Sosialis Italia
@cholis__
Noor Cholis
Karya2 #Silone antara lain novel Fontamara (1930), Roti dan Anggur (1937), Benih di bawah Salju (1940).
@cholis__
Noor Cholis
Berikut adlh petikan dari tulisannya dlm #buku The God That Failed
@cholis__
Noor Cholis

Tags: , ,

Similar Posts
Read more:
Melawan Lupa: Mei 1998

Maaf. Saya harus posting ulang tulisan ini demi menagih hutang kepada mereka yang berkuasa. Melawan Lupa: Mei 1998 MENJELANG deretan...

Close