splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Mengantisipasi UUITE dan RPM Konten: Perlukah Kode Etik untuk Blogger?

Posted By dny on July 27th, 2010

TIDAK semua blogger adalah jurnalis. Sebagian besar malah bukan. Tetapi ketika kita membuat blog, mau tidak mau kita harus mengindahkan nilai etika tertentu – apalagi ketika isi blog kita dalam perjalanannya melibatkan dan menyentil banyak nama dan kepentingan tertentu. Apakah ini berarti para blogger harus merumuskan kode etik mereka sendiri secara rigid? Tidak perlu seperti itu.

Jurnalis profesional memagari dirinya dengan kode etik. Nilai-nilai dalam kode etik yang digunakan kadangkala bahkan lebih tua umurnya daripada konstitusi negara mana pun. Kode etik ini penting untuk mencegah jurnalis melakukan tindakan-tindakan yang mencederai publik dalam praktek profesionalnya. Sebaliknya, kode etik tersebut juga melindungi jurnalis dari kekerasan institusi fasis yang takut akan kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Kode etik dalam profesi apa pun dibuat untuk satu tujuan mendasar: untuk membangun kepercayaan publik terhadap profesi yang bersangkutan. Kode etik menyangkut hal yang sangat sederhana: kehormatan – kehormatan profesi maupun kehormatan pribadi Anda sendiri. Ini memang masalah sederhana yang pengaruhnya tidak kecil. Hanya bila kita melakukan profesi kita secara terhormat, barulah kita bisa berharap orang dapat mempercayai kita.

Dalam jurnalisme, kepercayaan seringkali dilekatkan dengan sebuah standard yang kita sebut “objectivitas” – konsep yang merujuk pada masalah seberapa jauh sebuah artikel itu menyajikan informasi yang seimbang dan tidak terlalu interpretatif, memberikan kesempatan kepada pembaca untuk menentukan pilihannya sendiri. Namun demikian, banyak orang, -termasuk dari kalangan jurnalis sendiri-, meragukan syarat objektivitas dapat dicapai, seberapa penting pun konsep itu. Faktanya, setiap orang cenderung bias dan memiliki sudut pandang, referensi nilai, maupun kepentingan dalam semua tindakannya. Ini membuat objektivitas adalah hal yang muskil.

Tags: , , , ,

Similar Posts
Posted in Medium
Read more:
6 Teknik Dasar Menulis Webtext

WEB adalah medium yang berbeda dengan media cetak ataupun elektronik lain. Web berbeda dengan koran, majalah, radio, maupun televisi. Jadi...

Close