splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Mengenal Algoritma EdgeRank Facebook

Posted By dny on August 3rd, 2011

SATU hal yang membuat Facebook demikian istimewa di mata pengelola/pemilik brand, di luar fitur-fitur interaktif yang ditawarkannya, adalah jumlah penggunanya yang luarbiasa besar – ada 750 juta pengguna di seluruh dunia pada saat ini. Namun, dengan jumlah “pasar” yang begitu besar, setiap brand harus memikirkan cara bagaimana agar informasi atau promosi brandnya dapat terlihat oleh sebanyak mungkin pengguna.

Pertama-tama, tentu kita sudah menyadari bahwa di “dinding” newsfeed setiap pengguna facebook ada dua tab – “Top News’ dan “Most Recent”. Tab “Top News” berisi daftar update paling dan dianggap paling sesuai dengan ketertarikan pengguna atas informasi tertentu relevan (berdasarkan data penggunaan Facebook dan interaksi pengguna). Sedangkan, tab “Most Recent” hanya menampilkan update dan konten terbaru yang diposting oleh lingkaran teman pengguna maupun page-page di mana pengguna menjadi fan. Tab “Top News” merupakan tab yang diatur sebagai “default” oleh Facebook. Jadi ketika pengguna mengakses halaman profilnya, tab tersebut merupakan yang pertama ditampilkan di newsfeed profil pengguna. Ini membuat tab “Top News” menjadi penting bagi setiap brand. Ditambah lagi, kabarnya, 50% pengguna Facebook hanya mengecek tab “Top News” dan tidak menyadari keberadaan tab “Most Recent” di newsfeed mereka.

Alasan utama kenapa begitu penting kita memahami logika di balik EdgeRank Facebook ini (meskipun tentu saja hanya sebagian yang kita bisa ketahui karena Facebook sendiri pasti menyembunyikan resep rahasia terdalam dari logika EdgeRanknya sebagai rahasia dagang) adalah agar kita dapat menyiasatinya sehingga konten yang kita buat dapat tampil teratas dalam daftar di newsfeed fan (khususnya di tab “Top News”). Di sinilah pemahaman atas algoritma di balik EdgeRank Facebook menjadi penting bagi setiap pengelola brand untuk mencapai tujuan di atas.

Algoritma EdgeRank Facebook
Seperti telah disinggung di atas, prinsipnya, EdgeRank menentukan berapa banyak orang yang akan melihat tautan atau konten Anda di News Feed mereka. Dan sebagai brand, jika Anda ingin memaksimalkan jangkauan konten Anda, interaksi pengguna dengan konten Anda tersebut – dalam bentuk like, share, comment, tag, dan sebagainya – juga harus dimaksimalkan. Interaksi pengguna terhadap konten Anda disebut “edge.” Semakin banyak “edge” yang ditempelkan pada konten Anda, semakin beasr peluangnya ditampilkan di News Feed pengguna (khususnya tab “Top News”).

EdgeRank secara garis besar merupakan peringkat yang didapat dari hasil penghitungan frekuensi posting, relevansi (jumlah teman/fan yang mengklik tautan konten tersebut, memberikan like, komentar, dan sebagainya), plus sejarah klik dan pesan pengguna di Facebook.

Formula matematika EdgeRank yang dikeluarkan oleh Facebook adalah seperti dalam gambar di bawah:

Skor afinitas merupakan kalkulasi afinitas antara pengguna dan pencipta konten/brand. Beberapa alat ukur yang dapat membantu penghitungan afinitas antara lain:

1. Pertukaran pesan antara pengguna dan pencipta konten/brand.
2. Berapa sering profil pengguna/brand dilihat/dicek.

Weight (bobot) merujuk tipe interaksi yang dilakukan oleh pengguna Facebook. Berikut ini merupakan beberapa tipe interaksi perlu dipertimbangkan ketika menghitung bobot “edge” konten (didaftar menurut urutan dari yang paling penting):

1. Tag pada foto/gambar.
2. Comment.
3. Likes.

Singkatnya, setiap kali seseorang berinteraksi dengan konten yang Anda buat, mereka menciptakan “edge” untuk konten Anda. Facebook – lewat algoritma EdgeRanknya – berusaha menyajikan konten-konten paling sesuai dengan ketertarikan pengguna dengan cara mengukur “edge” yang dimiliki oleh masing-masing konten dari lingkaran teman dan page-page yang disukai oleh pengguna bersangkutan. Jika banyak orang di lingkaran Anda berinteraksi dengan suatu konten maka konten tersebut dianggap akan menarik juga untuk Anda ketahui. Begitu juga dengan konten dari page Anda, semakin banyak fan yang berinteraksi dengan konten Anda tersebut, semakin dianggap penting konten Anda.

Juga, jika konten tersebut berasal dari seseorang yang sering berinteraksi dengan Anda di Facebook maka kemungkinan besar konten tersebut akan dianggap lebih menarik (afinitas). JIka Anda mengirim banyak pesan ke teman Anda di Facebook dan sering mengecek profil mereka, maka Anda akan memiliki skor afinitas yang lebih tinggi bagi teman Anda tersebut daripada bagi teman yang tidak berinteraksi sama sekali dengan Anda selama, misalnya, setahun.

Terakhir, waktu adalah faktor yang tak kalah penting. Semakin lama usia konten dan “edge” yang dimilikinya, semakin tidak relevan. Semakin baru usia konten dan “edge”nya, semakin penting.

Jadi bila kita perhatikan lebih jauh, setiap faktor kembali berujung pada hal terpenting dalam aktivitas marketing di media social: User Engagement. Semakin tinggi tingkat engagement brand dengan fansnya, semakin tinggi pula EdgeRank brand tersebut. Semakin tinggi skor EdgeRank Anda, semakin tinggi pula peluang konten Anda ditampilkan pada tab “Top News” di newsfeed fan. Kuncinya adalah pastikan Anda membuat konten yang menarik secara teratur dan bisa mengajak sebanyak mungkin orang untuk berinteraksi dengan konten Anda tersebut. Jika Anda ingin mendapatkan skor EdgeRank yang tinggi atau jika Anda ingin posting yang Anda buat di page Facebook Anda dilihat oleh sebagian besar fan Anda, maka Anda harus meningkatkan engagement konten yang Anda buat. Bila engagement itu berhasil Anda dapatkan, maka Anda akan melihat bagaimana impresi dari konten Anda tersebut ikut meningkat. (Ini terjadi karena skor EdgeRank Anda meningkat bersama dengan meningkatnya engagement.)

Tentu saja selalu ada jalan praktis. Siapa juga yang mau repot-repot menghitung bobot EdgeRank setiap konten yang kita buat secara manual berdasarkan rumus tersebut di atas? Untuk jalan pintasnya, coba saja gunakan EdgeRankchecker. Tapi jangan berharap website tersebut akan memberi Anda skor EdgeRank page Facebook Anda secara absolut.

Tags: , ,

Similar Posts
Posted in Medium, Trending
Read more:
Traveling Thailand: Menjelajah Ayutthaya

KERAJAAN Ayutthaya didirikan oleh Raja Ramathibodi I (Uthong) pada tahun 1350. Namanya berasal dari kata “Ayodhya”, nama kerajaan Sri Rama...

Close