splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Merancang Berita Multimedia

Posted By dny on February 28th, 2011

Image: goldsaint / FreeDigitalPhotos.net

BERITA multimedia terbaik bersifat multidimensi. Di dalamnya terdapat elemen video, grafik yang menggambarkan suatu proses tertentu (misalnya: “bagaimana menanak nasi” atau “bagaimana menyemir sepatu”), kutipan dramatis yang menjelaskan video atau audio, foto yang menggugah emosi. Cerita multimedia menggunakan kekuatan berbagai medium dalam menyampaikan pesan dengan cara yang membetot perhatian pembaca.

Dave LaBelle, fotografer terkenal, pernah mengatakan “menjadi jurnalis foto adalah sebagian menjadi jurnalis, sebagian menjadi seorang psikolog, sebagian lagi menjadi seniman, meliputi semua itu.” Tapi sebagai jurnalis multimedia, Anda sebagian menjadi pembuat film, perancang grafis, dan pemain akrobat.

#1 Menentukan tema
Seperti telah disebut di atas, kisah multimedia bersifat multidimensi, jadi:
1.Hindari cara berpikir linear.
2.Kumpulkan info-info awal (preliminary info)
a.Lakukan riset dan mulailah mengompilasi konten untuk membuat infografik, dsb.
b.Rancang sebuah storyboard
c.Lakukan wawancara pendahuluan.
d.Kumpulkan bahan yang didapat dari riset dan rumuskan gagasan mengenai komponen-komponen apa saja yang mungkin disisipkan ke dalam cerita.

#2 Menentukan fokus, menyusun storyboard
Temukan fokus dan susun storyboard yang akan digunakan:
1.Tentukan parameter cerita
2.Organisasikan cerita dan dapatkan fokusnya
3.Putuskan medium mana yang akan digunakan
4.Identifikasikan setiap “kekurangan” fakta yang ada dalam cerita
5.Buat daftar sumber berita yang diperlukan untuk menyelesaikan penulisan cerita

#3 Mengembangkan alur nonlinear, bekerja dengan berbagai medium
Perlengkapan dan teknologi yang perlu Anda mliki: video camera atau kamera dengan kemampuan merekam video yang memadai, lensa, mikrofon, tripod, batere cadangan, kabel, laptop, headphone, compact flash card, dv tapes, dan lain-lain.

Tip di lapangan:
1.Ingatlah untuk merekam momen yang Anda temui dengan menggunakan kamera, kamera video, ataupun perekam audio.
2.Ketika menemui suatu momen Anda harus cepat memutuskan medium apa yang paling kuat untuk menggambarkan momen tersebut kepada pembaca Anda.
3.Waktu adalah segalahnya. Dan itu adalah kemewahan yang akan jarang sekali Anda miliki. Setiap jurnalis tahu bahwa lengah sedikit saja akan membuatnya kehilangan bagian terpenting dari momen yang dicarinya.
4.Ergonomik itu penting. Tapi lebih penting lagi bila Anda dapat menyusun peralatan Anda di dalam tas sedemikian rupa sehingga dapat cepat Anda raih di saat membutuhkannya.
5.Buatlah rencana, tetapi bersiaplah untuk melakukan perubahan mendadak terhadap rencana Anda di lapangan.
6.Ingat-ingatlah terus fokus berita Anda. Jadi ketika Anda harus mengubah rencana di lapangan, Anda tidak berubah fokus.

#4 Mengedit berbagai bahan
Begitu Anda menyelesaikan pekerjaan lapangan, kembalilah ke rencana proyek tulisan Anda. Evaluasi kembali informasi yang Anda dapatkan, cari apa saja yang berubah dari versi awal tulisan Anda, dan petakan medium apa saja yang Anda miliki dan apa yang harus muncul di setiap sesi interaktif.
1.Jangan mengumpulkan terlalu banyak bahan! Lakukan pengeditan sejak Anda berada di lapangan.
2.Bila Anda mengumpulkan terlalu banyak bahan di proyek pertama Anda, belajarlah dari kesalahan itu.
3.Buat video yang sesingkat mungkin, lebih baik bila Anda bisa menyingkat durasinya menjadi 1-2 menit saja – jangan lebih dari 3-4 menit.
4.Karena web menggunakan rate frame yang rendah, hindari merekam terlalu banyak pergerakan dalam momen cerita Anda.
5.Gunakan rekaman suara berkualitas tinggi.

#5 Abaikan omongkosong ini!
Pelajari, gunakan, lalu lupakan dan langgar semua panduan di atas. Susunlah panduan baru menurut pengalaman Anda!

Sumber-sumber penting untuk mempelajari tehnik pembuatan berita multimedia:
1. Sound Portraits – RecordYour Own Radio Documentary and Interview Guide
2. BBC Training and Development
3. MediaStorm on Gathering Audio
4. MediaStorm HD video recommendations
5. How do do timelapses by Zach Wise
6. Multimedia Shooter blog soundslides tutorial
7. Poynter Institute interview with Joe Weiss, creater of Soundslides
8. Multimedia Project Examples Forests Forever
9. Ecotonoha
10. MediaStorm – primarily linear storytelling
11. The Weight Introduction by Sacromento Bee
12. Their Circular Life

Tags: ,

Similar Posts
Posted in Medium
Read more:
Cari Kerja Lewat Linkedin

BELUM lama ini Linkedin, situs networking para profesional, mencapai angka 1 juta untuk jumlah anggotanya di Indonesia. Capaian tersebut diraih...

Close