splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Pemangsa

Posted By dennyhariandja on February 14th, 2004

Sebuah jebakan pasti berupa godaan yang menggiurkan.

ADA sebagian lelaki yang bernasib demikian buruk. Seperti teman saya, Donny, seorang fotografer. Ia pernah menjalin hubungan dengan seorang perempuan.

“Jenis yang pasti tidak akan pernah bisa kamu abaikan,” kata Donny mencoba menggambarkan seorang perempuan cantik dengan tubuh sempurna.

“Perempuan itu seperti teh celup. Anda tidak akan pernah tahu berapa kuat dia sampai ia diseduh dengan air panas.” -Nancy Reagan-

Sebagaimana yang biasa terjadi, hubungan mereka pun berakhir karena satu alasan umum yang enggan dijelaskan lebih lanjut oleh Donny. Apa yang kemudian meluluh-lantakkan kelelakian Donny justru terjadi beberapa bulan setelah hubungan mereka berakhir.

Dari teman yang baru dikenalnya kemudian, ia mendengar cerita bahwa, ketika hubungannya dengan perempuan itu sedang hangat-hangatnya, ia bukanlah satu-satunya lelaki di dalam jadwal kencan perempuan itu.

“Ketika kami sedang bermesraan di teras rumahnya, di bawah keremangan lampu taman, ternyata aku hanya salah satu catatan kaki di agenda percintaannya,” kata Donny dengan kehancuran harga diri yang mati-matian berusaha disembunyikannya. “Pada saat yang sama ia punya hubungan dengan empat orang pria yang lain.”

“Bagaimana kamu bisa tidak tahu soal itu sampai sekian lama?” tanya saya heran.

“Tetapi bagaimana dia bisa mengatur semuanya?” tanya saya.

“Dia selalu siap dengan jawaban yang masuk akal untuk setiap pertanyaan, tenang, tidak tergagap-gagap, dan menggunakan satu panggilan mesra yang sama untuk semua kekasihnya.”

Gila! (Ungkapan kekaguman saya kepada perempuan itu).

Betapa malangnya! (Untuk Donny).

Saya tertarik untuk mengenal lebih jauh perempuan yang diceritakan Donny. Tetapi sebagaimana lelaki lain, Donny lebih suka menyimpan nama dan nomor telpon perempuan itu untuk dirinya sendiri – meskipun saya tahu pasti ia tidak akan pernah lagi bisa mengambil manfaat dari itu.

“Baiklah. Sex itu bolehlah. Seks itu bagus. Seks itu luar biasa! Oke, oke, kami butuh pria untuk seks… Tapi apakah kami membutuhkan sebanyak itu?”The Bumpy Road to Love, Martin Sage dan Sybil Adelman–

Untunglah masih ada Sherly, seorang pialang saham yang saya kenal di gym tempat saya berlatih, yang bisa membantu saya mengenal perempuan seperti itu – dirinya sendiri. Kulitnya agak gelap – jenis kulit yang sebenarnya bukan favorit saya. Walau saya tidak bisa berbohong bahwa tubuhnya memancarkan aura eksotis yang sangat menggoda. Ia begitu lugas – seperti tidak ada yang disembunyikan. (Meski saya yakin setiap orang punya rahasia kecil yang hanya ingin disimpannya sendiri). Dan tatapannya begitu memabukkan – membuat saya seperti satu-satunya lelaki yang ada di dunia setiap kali berbicara dengannya.

Similar Posts
Posted in Writings
Read more:
Devil’s Tears @nusalembongan

BILA menyeberang dari Sanur ke Mushroom Beach, Nusa Lembongan, Anda sudah bisa melihat air mata iblis ini dari begitu mendekati...

Close