splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Rusunami Bermasalah atau Birokrasi Brengsek?

Posted By dennyhariandja on April 2nd, 2009

BERITA di Kompas hari ini (2/3) menyebutkan ada enam rusunami (rumah susun hak milik) akan disegel. Penyegelan enam rusunami tersebut akan menyusul penyegelan terhadap rusunami di kawasan Kalibata. Dalam berita itu disebutkan bahwa penyegelan dilakukan terkait dengan masalah IMB rusunami yang bersangkutan belum beres. Ada pertanyaan yang muncul terkait dengan pemberitaan Kompas tersebut. Narasumber utama dalam berita tersebut adalah Kepala Suku Dinas P2B Jaksel Widiyo Dwiyono.

Narasumber tersebut berbicara juga tentang rencana penyegelan enam rusunami di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur. Saya meragukan kredibilitas narasumber tersebut dalam memberikan keterangan. Seperti pertanyaan saya di atas, apakah seorang pejabat di wilayah Jakarta Selatan berwenang untuk berbicara tentang masalah yang ada di wilayah yang berada di luar kewenangannya? Sebagai Kepala Suku Dinas P2B Jakarta Selatan, apakah yang bersangkutan juga punya wewenang untuk berbicara tentang area kerja sejawatnya di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, meskipun narasumber tersebut memang mengutip catatan Kementerian Negara Perumahan Rakyat?

Masalahnya adalah, menurut berita Kompas tersebut, Widiyo Dwiyono menyebutkan bahwa salah satu rusunami yang IMB-nya bermasalah di wilayah Jakarta Utara adalah rusunami di Kelapa Gading, tepatnya di Jalan Pegangsaan. Padahal setahu saya, hanya ada satu rusunami di situ, yaitu Gading Nias Residence. Dan saya tercatat sebagai salah satu pembeli unit di rusunami tersebut!

Namun, terlepas dari masalah kredibilitas narasumber Kompas tersebut, masalah IMB rusunami yang dipersoalkan dalam berita ini membawa saya untuk bertanya tentang kebecusan birokrasi pemerintahan kita. Bukankah rusunami merupakan bagian dari proyek 1000 menara rumah susun yang telah dicanangkan oleh Pemda DKI Jakarta beberapa waktu lalu? Bukankah peluncuran rusunami, khususnya Gading Nias Residence, juga dihadiri oleh beberapa pejabat teras pemerintahan (Jusuf Kalla juga hadir lho!) ? Bagaimana mungkin pejabat-pejabat teras tersebut bisa menghadiri peluncuran rusunami yang bermasalah? Bagaimana bisa saya mendapatkan kucuran kredit dari bank untuk membeli unit rusunami tersebut apabila masih ada masalah IMB yang menggantung? Singkatnya, atas dasar alasan apa sebuah bank bersedia bekerjasama untuk mendanai proyek-proyek yang bermasalah?

Apa maksud berita ini sebenarnya? Apakah sekedar masalah IMB beberapa rusunami yang belum beres? Apakah masalah beberapa pejabat yang belum mendapatkan “jatah”? Atau hanya soal birokrasi pemerintahan kita yang benar-benar brengsek?

Republik ini sungguh-sungguh tidak masuk akal!

Reblog this post [with Zemanta]

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Similar Posts
Posted in Personal Journal
  • Anonymous

    Dan beritanya soal proyek ini ada di website pemerintah: http://203.153.28.213/detail_brt.asp?id=185. Kok bisa yah kayak gini.

  • Anonymous

    Dan beritanya soal proyek ini ada di website pemerintah: http://203.153.28.213/detail_brt.asp?id=185. Kok bisa yah kayak gini.

  • Anonymous

    Ada sedikit cerita latar belakang penyegelan rusunami, dari salah seorang peserta milis rusunami kalibata. silakan dilihat di http://groups.yahoo.com/group/rusunami_kalibata/message/2489

    Intinya sih, rusunami adalah proyek inisiatif dari pemerintah pusat, sementara pemda yang menyiapkan aturan detil.
    Ternyata, aturan pergub versi awal (Pergub 136/2007) memiliki banyak celah dari sisi syarat kenyamanan&fasilitas minimum yg dimanfaatkan pengembang, misalnya:
    -aturan maksimum luas bangunan (ketinggian gedung)
    -syarat ketersediaan parkir per penghuni, ruang terbuka minimal perorang, dst.

    Di kemudian hari, pemda merevisi aturan dalam Pergub 27/2009. Di sinilah banyak rusunami yg tidak memenuhi syarat, dan tidak keluar IMBnya.

    Kalau memang benar seperti itu, sebenarnya pemda tidak salah juga sih, demi kepentingan konsumen juga mendapatkan hunian padat yang tetap nyaman. Lebih brengsek pengembang, yg mau membangun gedung dengan meminimalisir fasilitas pendukung.

  • Anonymous

    Ada sedikit cerita latar belakang penyegelan rusunami, dari salah seorang peserta milis rusunami kalibata. silakan dilihat di http://groups.yahoo.com/group/rusunami_kalibata/message/2489Intinya sih, rusunami adalah proyek inisiatif dari pemerintah pusat, sementara pemda yang menyiapkan aturan detil.Ternyata, aturan pergub versi awal (Pergub 136/2007) memiliki banyak celah dari sisi syarat kenyamanan&fasilitas minimum yg dimanfaatkan pengembang, misalnya:-aturan maksimum luas bangunan (ketinggian gedung)-syarat ketersediaan parkir per penghuni, ruang terbuka minimal perorang, dst.Di kemudian hari, pemda merevisi aturan dalam Pergub 27/2009. Di sinilah banyak rusunami yg tidak memenuhi syarat, dan tidak keluar IMBnya.Kalau memang benar seperti itu, sebenarnya pemda tidak salah juga sih, demi kepentingan konsumen juga mendapatkan hunian padat yang tetap nyaman. Lebih brengsek pengembang, yg mau membangun gedung dengan meminimalisir fasilitas pendukung.

  • denny hariandja

    Persoalannya adalah apa yang dilakukan oleh pemda untuk melindungi kepentingan konsumen? Kalau soal brengsek, pengembang memang brengsek. Tapi pemerintah kita tidak kalah brengseknya. Rakyat biasa selalu jadi korban. Ampuunnnn deh!

  • denny hariandja

    Persoalannya adalah apa yang dilakukan oleh pemda untuk melindungi kepentingan konsumen? Kalau soal brengsek, pengembang memang brengsek. Tapi pemerintah kita tidak kalah brengseknya. Rakyat biasa selalu jadi korban. Ampuunnnn deh!

  • Anonymous

    hari ini kembali saya melihat berita disalah satu stasiun televisi swasta, dikatakan 6 rusunami akan disegel, bagaimana nasib para pembeli yang telah mambayar, bagaimana pertanggungjawaban pemerintah terhadap mereka, apakah seperti ini negeri ini bertingkah laku, mencanangkan dan dg seenaknya menyegel, atau perencana pembanguna 1000 unit rusunami hanyalah akal mereka dlm menghadapi pemilu, atau strategi pihak-pihak tertentu untuk menghasilkan …… karena kalau korupsi selalu tercium KPK, ternyata yang paling benar-benar pasti di negeri ini adalah ketidak pastian yang selalu menyengsarakan rakyat

  • Anonymous

    hari ini kembali saya melihat berita disalah satu stasiun televisi swasta, dikatakan 6 rusunami akan disegel, bagaimana nasib para pembeli yang telah mambayar, bagaimana pertanggungjawaban pemerintah terhadap mereka, apakah seperti ini negeri ini bertingkah laku, mencanangkan dan dg seenaknya menyegel, atau perencana pembanguna 1000 unit rusunami hanyalah akal mereka dlm menghadapi pemilu, atau strategi pihak-pihak tertentu untuk menghasilkan …… karena kalau korupsi selalu tercium KPK, ternyata yang paling benar-benar pasti di negeri ini adalah ketidak pastian yang selalu menyengsarakan rakyat

  • denny hariandja

    Itulah tidak masuk akalnya pemerintahan kita. Padahal banyak rusunami yang mau dibangun, dalam peresmiannya atau peluncurannya dihadiri oleh pejabat-pejabat pemerintah. Lihat saja foto yang saya tampilkan di posting ini. Jusuf Kalla dan Fauzi Bowo datang. Kenapa masih bisa dibangun kalau memang ada persoalan IMB? Dan kenapa para pejabat itu bisa menghadiri proyek pembangunan yang bermasalah? Aneh!

  • denny hariandja

    Itulah tidak masuk akalnya pemerintahan kita. Padahal banyak rusunami yang mau dibangun, dalam peresmiannya atau peluncurannya dihadiri oleh pejabat-pejabat pemerintah. Lihat saja foto yang saya tampilkan di posting ini. Jusuf Kalla dan Fauzi Bowo datang. Kenapa masih bisa dibangun kalau memang ada persoalan IMB? Dan kenapa para pejabat itu bisa menghadiri proyek pembangunan yang bermasalah? Aneh!

  • indra

    hampir rata2 masalah parkir di rusunami bermasalah, apalagi rusunami dev AP*

Read more:
Friends are My Mojo

Midway upon the journey of our life I found myself within a forest dark, For the straightforward pathway had been...

Close