splash
Selamat Datang!
Ini adalah blog pribadi Denny Hariandja. Isi blog ini sepenuhnya merupakan pandangan dan tanggungjawab saya pribadi.
Posted By dny on August 2nd, 2010

http://dennyhariandja.com/masa-kecil-tanjung-priok-1984/

NAMAKU Martinus Dante. Saat ini aku bekerja sebagai editor di sebuah kelompok penerbitan media gaya hidup. Aku adalah salah seorang yang ikut menentukan pakaian apa yang harus Anda kenakan besok, kemana Anda harus berlibur tahun depan, siapa yang harus Anda kencani, instruksi apa yang harus Anda berikan kepada penata rambut Anda, gadget apa yang harus […]

 

Satu Hari di Nusa Lembongan

Posted By dny on November 15th, 2012

BERANGKAT dari Sanur dengan fast boat ke Lembongan. Atau, bila waktunya sempit, bisa pesan paket di Sanur untuk transport pp Sanur-Lembongan+snorkeling+Lembongan tour+antar jemput dari dermaga ke penginapan di Lembongan. Fast boat sendiri ada yang mendarat di Jungut Batu Beach (pelabuhan rakyat dan ada pasar ikan), ada juga yang mendarat di Mushroom Bay/Beach dan Tamarind Beach. Di Jungut Batu Beach tersedia penginapan-penginapan dengan harga ekonomis. Kalau di Mushroom Bay/Beach, khususnya penginapan yang berada persis di tepi pantai, harganya lebih mahal.
tamarind beach
Saya berangkat dari Sanur dan mendarat di Tamarind Beach. Di Tamarind Beach saya langsung snorkelling. Sehabis snorkelling langsung makan siang di Tamarind Beach (nama restorannya lupa nih). Menunya di sini seafood yang segar banget, plus sambal matta yang enak. Sehabis makan dijemput dengan mobil bak terbuka (dari operator fast boat) untuk diantar ke Kingfish Cafe & Made Inn (tempat saya menginap) di Jungut Batu.
jungut batu beach
Kingfish Cafe & Made Inn ini adalah penginapan kecil (hanya sekitar 6 kamar) yang tepat berada di tepi pantai Jungut Batu, dekat dengan pelabuhan rakyat. Harganya murah (lupa berapaan). Menariknya, kalau sudah malam (sekitar jam 22.00an) kita tidak bisa keluar kamar lagi karena ombak sudah sampai persis di depan penginapan. Pagi-pagi pasti ibu pemilik penginapan ini sudah sibuk menyapu bekas-bekas pasir yang terbawa ombak. FYI, antara penginapan (dan perkampungan) di Jungut Batu dibangun semacam dam yang membatasi wilayah pemukiman dengan bibir pantai. Kalau cari makan malam, kita bisa berjalan kaki menyusuri sepanjang dam tersebut ke arah Tamarind Beach, konturnya agak mendaki, dan di sepanjang bibir dam banyak restoran-restoran kecil maupun besar. Bila berjalan kaki, sebaiknya berangkat cari makan jam 19.00an paling lambat dan segera kembali ke penginapan setelah selesai. Kecuali, tidak menginap persis di pinggir pantai dan naik motor.
sunset-jungut batu
Aktivitas di Lembongan paling banyak bisa dilakukan dari pagi hingga sore hari. Mulai dari berkeliling pulau dengan sepeda motor untuk melihat-lihat budidaya rumput laut (infonya sih diekspor ke jepang untuk bahan baku kosmetik) atau menjelajah ke Suspension Bridge yang menghubungkan Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan (pernah masuk dalam Amazin Race Asia), snorkeling, berenang, sampai diving. Untuk diving, spesies unik yang bisa ditemui (kalau beruntung) adalah Mola-mola dan Manta. Baik untuk snorkelling maupun diving ada banyak sekali operator yang bisa dihubungi mulai dari Mushroom Beach, Tamarind Beach, Dream Beach, sampai Jungut Batu.

Tags: ,

Similar Posts
Posted in Traveling
Read more:
From Asia Citizen Journalism Workshop

SEMINGGU LALU (2-4 Juli) saya mengikuti IFRA Asia Citizen Journalism Workshop di Park Royale Hotel, Kuala Lumpur. Workshop ini memperkenalkan...

Close